Polda Metro Jaya Pastikan Telegram Kapolri Sebut FPI Organisasi Terlarang Hoaks
Info

Polda Metro Jaya Pastikan Telegram Kapolri Sebut FPI Organisasi Terlarang Hoaks

Merdeka. com – Di media sosial dan penerapan berbagi pesan instan WhatsApp berputar dua foto surat telegram bernomor STR/965/XII/IPP. 3. 1. 6. /2020 dari Kapolri Jenderal Idham Azis pada Kamis (24/12). Surat telegram itu terbit sejak Rabu, 23 Desember 2020 dengan tanda tangan Wakaban Intelkam Irjen Suntana serta telah disebar oleh Kapolri ke sejumlah Polda di Indonesia.

©2020 Merdeka. com

Dalam Surat Telegram itu tertulis bahwanya diterbitkan surat telegram ini dengan alasan bahwa Kepala Joko Widodo telah meneken Susunan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang pembubaran ormas. Disebutkan dalam surat telegram itu bahwa dalam Perpu tersebut ada 6 ormas keagamaan yang dianggap tidak sesuai dengan Pancasila, UUD 1945 dan aturan yang berlaku di Indonesia.

Enam ormas tersebut adalah Hizbut Tahrir Indonesia, Aliansi Nasional Anti Syiah, Jamaah Ansarut Tauhit, Perhimpunan Mujahidin Indonesia, Forum Umat Islam dan terakhir Front Pembela Agama islam.

Polda Metro Hebat menyatakan bahwa surat yang beredar di media sosial tersebut adalah hoaks. “Hoaks, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (24/11). [gil]