Info

Penjaga Tegaskan Tidak Benar Isu Ali Kalora Muncul dan Minta Makanan ke Petani

Merdeka. com – Isu kemunculan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, menimbulkan keresahan di masyarakat. Kelompok pimpinan Ali Kalora itu disebut-sebut meminta makanan jagung & ubi kepada petani.

Kabid Humas Polda Sulawesi Pusat Kombes Didik Supranoto menyatakan rumor tersebut tidak benar.

“Menyikapi isu atau informasi tentang kemunculan kembali kelompok MIT Poso di Lemban Tongoa Kabupaten Suluh, yang mengatakan meminta jagung & ubi kepada petani adalah tidak benar, ” kata Didik pada Merdeka. com. Rabu (16/12)

Didik mengakui, isu itu sempat menimbulkan keresahan masyarakat. Karena itu, tim polda Sulbar tepat melakukan pengumpulan informasi untuk membongkar-bongkar kebenaran kabar itu. Hasilnya, tidak ada warga yang bertemu kaum Ali Kalora.

“Tim dari Polda Sulawesi Tengah sudah diturunkan ke lapangan untuk menggalang informasi dari warga yang tersedia di lemban Tongoa, tidak ada keterangan warga yang mengetahui atau melihat adanya kemunculan kembali gabungan MIT Poso untuk meminta jagung dan ubi kepada petani, ” Jelas Didik.

Untuk diketahui, isu atau informasi tersebut berawal dari obrolan warga lemban Tongoa pada hari Minggu (13/12). Saat itu Y (52) bersama-sama I (32) tengah menenggak minuman keras. Keduanya menyinggung adanya isyarat jagung dan pepaya di parak S dan akhirnya informasi tersebut menjadi berkembang dan menimbulkan keonaran dan kekhawatiran warga.

“Jadi kami luruskan kembali keterangan atau issue atau berita tentang kemunculan kembali Ali Kalora cs di Lemban Tongoa Kabupaten Suluh adalah tidak benar, masyarakat diimbau apabila mendapatkan informasi terkait kehadiran orang tidak dikenal jangan sampai disebarluaskan, tetapi di cek zaman kebenarannya atau dilaporkan kepada alat keamanan setempat, sehingga tidak menimbulkan keresahan, ” ucapnya. [noe]