Info

Walikota Edi Ancam Tutup Transmart Cilegon Akibat Pengunjung Membludak

Merdeka. com – Membludaknya pengunjung Transmart Cilegon di tengah pandemi dan melanyak protokol kesehatan, Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengancam menutup tengah mal yang baru beberapa keadaan diresmikan tersebut.

“Nanti akan kita cek lagi jika masih begitu, tanggung jawab sapa dan sebagainya jika perlu tutup zaman sementara kalau memang nggak beraturan, ” tegas Edi Ariadi yang juga Ketua Satgas Covid-19 Praja Cilegon, Selasa (15/12).

Edi mengatakan, pihaknya sudah meminta Polres Cilegon dan Kodim Praja Cilegon untuk mengecek langsung situasi di lapangan.

“Tapi saya sudah minta Pak Dandim dan Pak Kapolres untuk turun, Satpol PP juga tadi suangi sudah turun untuk ngecek itu, “ujarnya.

Sementara itu, manajemen Trans Retail Indonesia (Transmart) buka suara terkait hal tersebut. Vice President Corporate Communication Transmart, Satria Hamid mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi atas tingginya keinginan masyarakat terhadap keberadaan Transmart dalam Kota baja tersebut.

“Kita juga mengimbau masyarakat yang mau datang ke tempat kita agar menerapkan disiplin dan mau diarahkan oleh petugas di lapangan, karena terkendala yang kita menentang penuh tantangan untuk mengatur itu (pengunjung), ” katanya saat dihubungi.

Pihak manajemen selalu menerapkan protokol kesehatan seperti bangun jarak, pengecekan suhu tubuh. Kalau suhu tubuh pengunjung di berasaskan 37 maka tidak bisa masuk.

“Kemudian, di internal kita akan melihat kerumunan pada dalam toko, sudah dihitung, secara jarak satu orang satu meter, maksimum di setiap lantai 250 orang. Ketika sudah melebihi batas maksimum maka pintu akan ditutup terlebih dahulu, ” ujar Pendekar.

Adapun terkait kerawanan Wali Kota Cilegon Edi Ariadi yang akan menutup sementara, Wira berharap opsi tersebut tidak sampai terjadi karena yang akan terkena dampak tak hanya investasi akan tetapi juga masyarakat.

“Tapi mari sama-sama kita terapkan disiplin di lapangan, baik karyawan aku, kita minta bantuan pemerintah, kepolisian , intinya kita jaga bersama-sama, karena ini jatuhnya aset Cilegon, ” ujarnya. [rhm]