Ekskavator & Operator Jatuh ke Jurang Sedalam 200 Meter di Sipirok
Info

Ekskavator & Operator Jatuh ke Jurang Sedalam 200 Meter di Sipirok

Merdeka. com kacau Satu bagian ekskavator jatuh ke jurang berkedalaman sekitar 200 meter dan kemiringan 145 derajat lalu masuk ke Sungai Batang Toru di Kampung Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Operatornya ada di dalam alat mengandung itu.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (4/12) kira-kira pukul 16. 00 Wib. Perihal membahayakan manusia itu kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Bantuan Medan (Basarnas Medan).

“Tim Medan dan Pos SAR Danau Toba sudah diberangkatkan menuju lokasi, ” kata Humas Biro Basarnas Medan, Sariman Sitorus, Sabtu (5/12).

Dia menguraikan, operator yang jatuh bersama metode berat itu atas nama Akuan Ritonga (40), warga Sipirok. Sebelumnya dia mengendalikan ekskavator merk Hitachi untuk membuat parit dan menggelar jalan di lokasi Proyek PLTA NSHE.

Peristiwa apes terjadi saat ekskavator berjalan tertinggal lalu terjatuh ke jurang secara kedalaman sekitar 200 meter secara kemiringan 145 derajat. “Ekskavator berhubungan operatornya jatuh ke Sungai Batang Toru. Lebar sungai sekitar 10 meter dan arusnya sangat keras, ” jelas Sariman.

Tim yang diterjunkan ke lokasi akan berupaya mencari dan mengevakuasi korban. “Kita mohon doanya, ” ucap Sariman. [rhm]