Gelar West Java Investment Summit, Pemerintah Tawarkan Investasi Rp 33, 6 T
Info

Gelar West Java Investment Summit, Pemerintah Tawarkan Investasi Rp 33, 6 T

Merdeka. possuindo – Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong investasi, baik pada tingkat daerah maupun di tingkat nasional. Hal ini sekaligus sebagai salah satu implementasi dari Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

“Bapak Presiden terus menekankan pentingnya mendorong investasi, termasuk melalui implementasi undang-undang Cipta kerja, ” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di dalam West Java Investment Summit, Senin (16/11).

Perry melihat BKPM sangat agresif dalam mendorong investasi di berbagai daerah. Kali ini, daerah yang dimaksudkan ialah provinsi Jawa Barat. Menurutnya, daerah ini menjadi salah satu yg paling diminati investor. Terbukti dri banyaknya investasi yang ditawarkan dengan nilai mencapai lebih dari Rp 33, 6 triliun.

“Telah tersedia 21 proyek investasi yang akan ditawarkan secara langsung dalam event promosi ini, yang diselenggarakan secara kombinasi secara Cross dari total 30 proyek yang ditawarkan dengan total nilai investasi lebih dari Rp 33, six triliun, ” imbuhnya.

Sebelumnya, Perry dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Jawa Barat Ganjar Pranowo telah melaksanakan promosi investasi Jawa Tengah tahun 2020. “Kali ini kegiatan promosi investasi kembali bersama-sama juga diterapkan di Jawa Barat antara Bank Indonesia, BKPM dan pemerintah provinsi Jawa Barat, ” ujar dia.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6. com [azz]