CEK FAKTA: Hoaks Video Jenazah Covid-19 dengan Bola Mata Hilang
Info

CEK FAKTA: Hoaks Video Jenazah Covid-19 dengan Bola Mata Hilang

Merdeka. com – Sebuah video yang disebut-sebut jenazah Covid-19 beredar di media sosial. Pengunggah video itu menyebutkan bahwa jenazah tersebut diduga pasien Covid-19 yang meninggal, namun bola matanya telah tidak ada.

©Istimewa

Jenazah pasien yang ‘katanya’ kena kopit di Probolinggo setelah dibuka ternyata kedua bola matanya sudah tak ada, darah pun masih menjelejeh

Aparat sempat melarang untuk melihat jenazah namun pihak keluarga memaksa karena yakin almarhumah tidak punya kejadian kontak dengan pasien kopit
.
Sumber dari Ig @teluuur “.

Penelusuran

Menurut penelaahan merdeka. com, jenazah tersebut tidak pasien Covid-19. Dalam artikel lepas. com berjudul ” Petugas Amankan Tujuh Pelaku Penyebar Video Hoaks Jenazah Covid-19″ pada 7 November 2020, dijelaskan bahwa jenazah tersebut masih di keadaan utuh.

Alat Kepolisian Resor Probolinggo, Jawa Timur, mengamankan tujuh pelaku yang diduga menyebarkan video hoaks tentang jenazah pasien positif COVID-19 yang diambil organ matanya di Desa Alastengah, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Ke tujuh orang tersebut terdiri dari enam laki-laki & satu perempuan yakni berinisial SD (33), MS (28), RH (24), SF (24), dan ML (25) yang merupakan warga Kecamatan Paiton. Kemudian NS (40) warga Kecamatan Kraksaan, dan MI (25), awak Kecamatan Pakuniran.

“Kami berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga turut serta menyebarkan gambar hoaks tentang jenazah pasien tentu COVID-19 yang dicongkel matanya tersebut, ” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rizki Santoso, era menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Probolinggo, Sabtu (7/11).

Pihak keluarga almarhum pasien positif COVID-19 dan perwakilan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo serupa mendampingi Kasat Reskrim Polres Probolinggo dalam memberikan keterangan saat konferensi pers tersebut.

“Dalam pengembangannya nanti akan kami dalami dan telusuri lagi terkait dengan pelaku lainnya, sehingga status ketujuh warga yang diamankan tersebut sedang sebatas saksi, ” tuturnya.

Sementara salah satu anak pasien positif yang meninggal itu Ainur Huda mengatakan video dengan beredar menyebutkan mata ibu M hilang itu tidak benar sebab pihak keluarga menyaksikan pemulasaran jenazah.

“Saya melihat tunggal saat pemulasaran jenazah dan tak ada organ yang hilang sebab semua organnya lengkap, sedangkan darah yang keluar itu berasal lantaran hidungnya, ” katanya.

Ia menjelaskan almarhum memiliki tambo penyakit hipertensi dan stoke semenjak lama, bahkan sempat dirawat dalam rumah sakit selama beberapa hari.

“Pihak keluarga membuka peti jenazah pasien COVID-19 karena ibunya ingin melihat jenazah anaknya untuk terakhir kali dan masa dibuka kondisi jenazah tersebut menikmati pendarahan yang keluar dari indra, ” ujarnya.

Sebelumnya sebuah video berdurasi 12 detik tersebut memperlihatkan jenazah pasien COVID-19 tiba di rumah duka, tetapi saat video itu diunggah ke media sosial, pengunggah menyertakan riwayat bahwa jenazah itu kehilangan bola matanya.

Kesimpulan

Video dengan menyebutkan jenazah pasien Covid-19 secara bola mata yang hilang merupakan hoaks. Jenazah tersebut masih di dalam keadaan utuh. Darah memang muncul dari hidung almarhum. Almarhum mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan stoke sejak lama.

Jangan mudah percaya dan cek pada setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]