Kompolnas Nilai Polisi Sudah Sesuai Modus saat Jaga Demo UU Ciptaker
Info

Kompolnas Nilai Polisi Sudah Sesuai Modus saat Jaga Demo UU Ciptaker

Merdeka. com – Anggota Kompolnas Poengky Indarti mengatakan, aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kegiatan tidak berdiri di ruang hambar. Ada kepentingan politik di balik demonstrasi tersebut.

“Kami melihat bahwa demonstrasi UU Membikin Kerja tidak berdiri di bagian kosong. Ada berbagai macam perhatian, termasuk kepentingan politik, ” ujar Poengky dalam Webinar Divisi Humas Polri, Selasa (27/10).

Poengky melihat karena adanya hajat tersebut anggota Polri potensial menjelma sasaran ‘tembak’.

“Sehingga polri potensial menjadi sasaran ‘tembak’, ” kata dia.

Selain itu, Kompolnas menilai barang apa yang dilakukan penjaga dalam mengamankan aksi demonstrasi sudah netral dan cocok prosedur. “Polri dalam mengamankan kelakuan demonstrasi menolak pengesahan UU Membangun Kerja telah bersikap netral & sesuai dengan prosedur, ” perkataan Poengky.

Pakar Koneksi Politik Hendri Budi Satrio membenarkan bahwa demonstrasi menolak UU Membikin Kerja bukan ruang kosong. Negeri, kata dia, memahami hal itu.

Justru, Hendri mengkritik pemerintah yang menyampaikan narasi bahwa ada dalang ketika awal presentasi merebak. Dosen Universitas Paramadina ini mengatakan, hal itu justru membuat demonstrasi semakin kisruh.

“Sebaiknya pejabat negara musti ingat-ingat menyampaikan pendapatnya jangan semua diumbar. Apalagi sebuah demonstrasi yang bukan ruang kosong kepentingannya banyak, ” kata dia dalam kesempatan sama. [eko]