Kelam Usai Beraksi, Jambret Ketabrak Mobil hingga Kaki Patah
Info

Kelam Usai Beraksi, Jambret Ketabrak Mobil hingga Kaki Patah

Merdeka. com – Ke polisi an Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengatakan pelaku jambret Maheru (40) yang diamankan pada Kamis (30/7) akan diperiksa setelah menjalani operasi patah terampil kaki.

“Untuk pelaku belum diperiksa, karena kami sedang menunggu kondisi tubuhnya membaik. Menetapi kakinya mengalami patah, ” sirih Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, di Padang, seperti dilansir Antara, Jumat (31/7).

Ia memasukkan Maheru perlu menjalani operasi karena kondisi kaki kirinya yang kandas. “Setelah dioperasi dan kondisinya sehat, maka proses pidana akan lekas dilakukan, ” ujarnya.

Rico menyebutkan perbuatan pelaku menjambret korban akan diproses secara kejahatan dengan pasal 365 KUHPidana. Sedangkan untuk korban yang diketahui bertanda Desti Jensi (35), telah mendirikan laporan polisi serta diambil keterangannya.

Kasus yang menipu pelaku adalah penjambretan barang yang dilakukan di Jalan Pemuda, Padang, pada Kamis (30/7) sekitar jam 13. 15 WIB. Atas kejadian itu korban langsung meneriaki ‘Jambret’ sedangkan pelaku melarikan diri dengan motor menuju arah Jalan Veteran.

Hanya saja sesampainya di Jalan Veteran, tepatnya di depan Kantor Menara Agung pelaku terlibat kecelakaan dengan mobil. Peristiwa itu mengakibatkan kaki kiri pelaku mengalami patah sehingga tidak mampu melanjutkan pelariannya.

Tidak lama berselang, enam anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Padang yang ikut mengejar pelaku tiba pada lokasi kecelakaan. Petugas langsung menyembunyikan pelaku ke Kantor Polresta Medan, berikut besar yang ia gunakan.

Saat memeriksa jok kendaraan polisi juga menemukan pireks dan bong yang biasa digunakan untuk mengisap sabu-sabu. [eko]