Berangkat Pekan Depan, Ini Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Sistem Ganjil Penuh
Info

Berangkat Pekan Depan, Ini Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Sistem Ganjil Penuh

Merdeka. com kepala Kepala Biro Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap hendak diberlakukan di 25 ruas dengan telah ditetapkan.

Situasi tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur Cetakan 88 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Berantakan Lintas dengan Sistem Ganjil Lengkap.

“(Diberlakukan) pada 25 ruas jalan sesuai Pergub 88 Tahun 2019, ” kata Syafrin saat dihubungi, Kamis (30/7/2020).

Selanjutnya untuk pelaksanaannya, hanya berlaku pada Senin-Jumat dan buat akhir pekan serta libur nasional tidak diberlakukan. Selain itu Syafrin mengatakan sistem ganjil genap hanya diberlakukan untuk kendaraan roda 4 saja.

“Jamnya tentu, pada pagi hari pukul 06. 00-10. 00 WIB dan sore pukul 16. 00-21. 00 WIB, ” jelasnya.

Sebelumnya, pelaksanaan sistem ganjil genap kendaraan bermotor tidak diberlakukan sejak Maret 2020. Berikut 25 ruas hidup yang diberlakukan aturan ganjil sempurna:

1. Jalan Medan Merdeka Barat

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Jenderal Sudirman

4. Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai Jalan Gatot Subroto

5. Jalan Gatot Subroto

6. Pekerjaan MT Haryono

tujuh. Jalan HR Rasuna Said

8. Jalan DI Panjaitan

9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, mulai simpang Hidup Bekasi Timur Raya sampai secara simpang Jalan Perintis Kemerdekaan

10. Jalan Pintu Mulia Selatan

11. Jalan Gajah Mada

12. Jalan Hayam Wuruk

13. Jalan Majapahit

14. Jalan Sisingamangaraja

15. Jalan Panglima Polim

16. Jalan Fatmawati, mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang

17. Jalan Suryopranoto

18. Jalan Balikpapan

19. Jalan Kyai Caringin

20. Jalan Tomang Raya

21. Jalan Pramuka

22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Paseban Raya sampai dengan simpang Timah Diponegoro

23. Ulama Kramat Raya

24. Jalan Stasiun Senen

25. Jalan Gunung Sahari

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang pemisahan sosial berskala besar (PSBB) era transisi selama 14 hari ke depan, mulai Jumat (31/7/2020).

“Kita memutuskan untuk balik memperpanjang PSBB masa transisi ini fase pertama untuk ketiga kalinya sampai 13 Agustus 2020, ” kata Anies dalam YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Menurut dia dengan sambungan PSBB masa transisi fase satu ini artinya kegiatan yang masih terus berlangsung harus terus mendaftarkan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

sumber liputan6. com

reporter ika defianti [ded]