Pensiunan PNS Polda Sumsel Tewas pada Selokan, Diduga Korban Tabrak Lari
Info

Pensiunan PNS Polda Sumsel Tewas pada Selokan, Diduga Korban Tabrak Lari

Merdeka. com : Warga di seputaran wisata alam Punti Kayu Jalan Kolonel H Barlian Palembang heboh dengan penemuan mayat laki-laki di dalam selokan. Korban mengalami luka serius di kepalanya.

Mayat korban pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang melintas di lokasi, Rabu (29/7) pagi. Tak jauh dari lokasi ditemukan sepeda dayung dalam kondisi rusak parah yang diduga milik korban. Salah seorang saksi menyebut saat kejadian terdengar suara kencang seperti tabrakan. Saat dicek, tidak ada hal mencurigakan sehingga saksi kembali masuk rumah.

“Waktu saya datangi memang terdengar suara minta tolong, tapi terdengar pelan sekali, saya cek tidak ada apa-apa. Saya kira suara dari jauh, ” ungkap saksi Hasbullah (53).

Tak lama kemudian, warga menemukan mayat korban dalam kondisi terluka parah di kepala di dalam selokan. Polisi datang ke TKP untuk mengevakuasi korban ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang.

“Hari telah mulai terang baru ketahuan pada sana ada mayat, tapi bukan tahu siapa dan mati kenapa, ” ujarnya.

Kanitreskrim Polsek Sukarami Palembang Iptu Hendri mengatakan, korban diketahui bernama Paris, france Hermanto (60) seorang pensiunan PNS Polda Sumsel yang tinggal pada Jalan Sukabangun II, Soak Simpur, Sukarami, Palembang. Jenazah telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Dari identifikasi korban sudah diketahui identitasnya, sudah kami serahkan ke pihak keluarga, ” kata Hendri.

Dari hasil olah TKP, dia tewas diduga karena menjadi korban tabrak lari oleh sebuah mobil. Korban mengendarai sepeda dayung dari hadap Simpang Kebun Bunga menuju simpang Sukabangun dan ditabrak dari belakang hingga terpental dan jatuh ke selokan.

“Kami temukan sepeda korban yang rusak parah. Dugaannya karena tabrak lari, pelakunya masih lidik, ” pungkasnya. [eko]