Masukan BMKG, Empat Daerah Berstatus Memperhatikan Kekeringan
Info

Masukan BMKG, Empat Daerah Berstatus Memperhatikan Kekeringan

Merdeka. com – Institusi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dengan status awas untuk 4 kabupaten/kota. Yaitu Kota Kupang, Kabupaten Belu, Timor Tengah Selatan NTT dan Kabupaten Dompu NTB.

Dalam keterangan tertulis dengan diterima di Jakarta , Minggu (26/7), Deputi Klimatologi BMKG Herizal mengatakan, empat kabupaten/kota tersebut telah mengalami deret hari kering lebih dari 60 keadaan atau dua bulan.

“Kami sudah mengeluarkan surat rujukan dini kepada kepala daerah dengan berpotensi kekeringan, ” kata dia.

Selain itu, 58 kabupaten/kota berstatus Siaga kekeringan. Tersebar di Provinsi NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DALAM Yogyakarta dan Sulawesi Selatan.

Hingga saat ini atau dasarian kedua Juli, berdasarkan pandangan BMKG, dari 342 daerah Kawasan Musim (ZOM) di Indonesia, 69 ZOM telah memasuki musim besar seiring dominannya sirkulasi angin Monsun Australia yang bersifat kering dengan bertiup dari arah Timur-Tenggara.

Daerah-daerah yang telah mengambil musim kemarau adalah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Timur, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Barat, pesisir utara Banten, DKI, Sumatera Selatan bagian timur, Jambi periode timur, sebagian besar Riau.

Sebagian besar Sumatera Memajukan, pesisir timur Aceh, Kalimantan Sedang bagian selatan, Kalimantan Timur bagian timur, Kalimantan Selatan bagian mengadukan, Sulawesi Barat bagian selatan, Pesisir selatan Sulawesi Selatan, Sulawesi Mengetengahkan bagian utara, Maluku bagian barat, Papua Barat bagian timur & Papua bagian utara dan daksina.

Dari wilayah-wilayah dengan telah memasuki musim kemarau tersebut, 31 persen ZOM telah mengalami kondisi kering secara meteorologis bersandarkan indikator Hari Tanpa Hujan berturut-turut (HTH) atau deret hari kering yang bervariasi antara 21 datang 30 hari, 31 sampai 60 hari, dan di atas 61 hari.

Wilayah dengan sudah mengalami deret hari biasa lebih dari 30 hari jarang lain Bangli, Buleleng, Karangasem, Klungkung, dan Denpasar di Provinsi Bali. Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta, Kulonprogo, dan Sleman Provinsi DI Yogyakarta. Karanganyar, Kebumen, Klaten, Purworejo, Sukoharjo dan Wonogiri Provinsi Jawa Sedang.

Di Bangkalan, Banyuwangi , Bondowoso, Gresik, Jember, Kota Surabaya , Lamongan, Madiun, Magetan, Malang , Mojokerto, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Terhenti, Sidoarjo, dan Situbondo Provinsi Jawa Timur.

Di Bima, Kota Bima, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Mengetengahkan, Sumbawa, dan Sumbawa Barat Daerah NTB. Di Alor, Ende, Flores Timur, Kupang, Lembata, Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Rote Ndao, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, dan Timor Tengah Utara Daerah NTT dan Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan. [noe]